Inspiring Generations

Katsuko Saruhashi Geokimiawan yang Meninggal Akibat Pneumonia

Katsuko Saruhashi Geokimiawan yang Meninggal Akibat Pneumonia
Katsuko Saruhashi.

Pada tahun 1950, ia mulai meneliti kandungan CO2 di air laut. Waktu itu, kandungan CO2 tidak dianggap penting sehingga Saruhashi harus mengembangkan metode pengukuran sendiri.

Ia mendapat gelar S2 kimia pada tahun 1957 dari Universitas Tokyo dan menjadi salah satu perempuan pertama yang mendapat gelar tersebut.

Usai uji nuklir Bikini Atoll tahun 1954, pemerintah Jepang meminta Laboratorium Geokimia menganalisis dan mengawasi radioaktivitas air laut dan hujan.

Sebuah kapal nelayan Jepang berada di arah angin saat uji nuklir dilakukan, kemudian semua awak kapal jatuh sakit.

Saruhashi menemukan bahwa radioaktivitas memakan waktu satu setengah tahun untuk mencapai perairan Jepang.

Tahun 1964, tingkat radioaktivitas menunjukkan bahwa perairan Pasifik Utara bagian barat dan timur telah bercampur sepenuhnya.

Leave a Comment