Inspiring Generations

Retnaningtyas Susanti, Anak Satpam di UGM Yang Bergelar Doktor

Retnaningtyas Susanti, Anak Satpam di UGM Yang Bergelar Doktor
Retnaningtyas Susanti bersama kedua orang tuanya. Foto: detik.com

"Karena minat anak yang besar ya orangtua harus mau korban, korban moril maupun material. Karena saya cuma golongan rendah ya gali lubang tutup lubang lah. Ya misalnya saya harus hutang sana untuk bayar semester, nanti kalau ada rezeki kita tutup," ucapnya.

Meski memiliki keterbatasan biaya, namun akhirnya Tyas berhasil mendapatkan gelar sarjana tahun 2007. Sesuai lulus S1, Tyas sempat mengutarakan niatnya melanjutkan kuliah S2. Tetapi, Keinginannya tersebut sempat membuat bimbang orangtuanya.

"Lha saya terpikir, waduh, 'ini kan adik-adikmu juga ingin sekolah, kamu biayanya bagaimana?'. Mbak Tyas bilang, 'saya akan berusaha pak, untuk semester maupun bayarnya (biaya lainnya) saya juga akan berusaha untuk membantu', begitu," ungkap Teguh.

Berbagai upaya dilakukan Tyas untuk mewujudkan keinginannya. Dia sempat menjadi asisten peneliti di PSKK UGM tahun 2007-2009. Setelahnya, dia memutuskan kuliah S2 mengambil program studi pariwisata di Sekolah Pascasarjana UGM.

"Waktu kuliah S2 itu, dia (Tyas) sambil kerja di LSM atau apalah yang bisa menghasilkan (uang) untuk biaya semesteran itu. Akhirnya dia lulus (S2) di tahun 2011," jelas pria yang sudah 33 tahun menjadi satpam di UGM tersebut.

Seusai lulus S2, Tyas berkesempatan mengajar di Universitas Andalas. Dalam prosesnya, Tyas mendapat beasiswa calon dosen dari Dikti untuk melanjutkan studi S3. Kemudian, pilihannya jatuh di Kajian Pariwisata UGM.

Leave a Comment