Inspiring Generations

Kisah Painem, Tunanetra Yang Gigih Menghadapi Kehidupan

Kisah Painem, Tunanetra Yang Gigih Menghadapi Kehidupan
Painem sedang menganyam tikar mendong, Senin (30/4/2018).(Kompas.com/Markus Yuwono)

Sedangkan upah untuk membuat tikar kualitas sedang antara Rp 20.000 sampai Rp 25.000.

Dua anak Painem sudah berkeluarga dan tinggal di Salatiga, Jawa Tengah. Sementara seorang anaknya meninggal dunia.

Painem tinggal di rumah yang berdekatan dengan tempat tinggal adiknya. Selain buta, Painem juga menderita stroke hingga membuat tangan kanannya tak bisa bergerak lincah.

Kendati demikian, dia tetap bekerja menganyam mendong demi membantu sang adik yang beberapa tahun ini mengurus dirinya.

Paniem tak pernah tahu penyebab matanya buta. Yang diingat saat itu ketika berusia 14 tahun, dia pernah menyiram air panas ke sebuah makam.

Setelah itu, beberapa hari kemudian, tiba-tiba pandangan matanya buyar dan menjadi buta. Saat diwawancara, yang banyak bercerita adalah adiknya, Wahyuni.

Leave a Comment