Inspiring Generations

Kisah Painem, Tunanetra Yang Gigih Menghadapi Kehidupan

Kisah Painem, Tunanetra Yang Gigih Menghadapi Kehidupan
Painem sedang menganyam tikar mendong, Senin (30/4/2018).(Kompas.com/Markus Yuwono)

Dia lah yang saat ini merawat Painem di sebuah rumah yang berjarak sekitar 100 meter dari rumah Wahyuni.

"Saya mengajak kakak saya karena setelah kena stroke tangan kanannya kesulitan digerakkan," kata Wahyuni.

Menurut Wahyuni, sebelum stroke, kakaknya bisa menyelesaikan 6 sampai 7 lembar tikar. Namun saat ini, dia hanya bisa menggarap 3 sampai 4 lembar tikar mendong.

Meski sudah dilarang, tetapi Painem tetap ingin menganyam untuk mengisi waktu luangnya.
Apalagi, dia butuh uang karena selama ini belum pernah mendapat bantuan jaminan hidup (jadup) dari pemerintah.

"Kakak saya (Painem) belum mendapatkan jadup dari pemerintah, sedangkan ibu saya yang sudah tua telah mendapatkan jadup," ucapnya.

Ketua difabel Desa Kedungpoh, Mujiana mengatakan, pihaknya tengah mengupayakan agar karya Painem bisa ikut dipamerkan.

Leave a Comment