Inspiring Generations

Hari Ini Saya Menangis Mengenang Puji...

Hari Ini Saya Menangis Mengenang Puji...


PUJI, begitu ia biasa dipanggil. Nama lengkapnya Dyah Puji Hastuti. Sejak awal 2000, saat saat awal berdiri Yayasan Nurani Dunia, ia telah membantu membuat catatan dan laporan keuangan yayasan.

Ini menjadi garda terdepan tim bendahara yayasan. Sambil menyanyikan beragam lagu yang ia hafal, ia mendata satu per satu bukti-bukti pengeluaran untuk menjaga amanah yang dititipkan yayasan untuk program kemanusiaan yang telah dirancang. 

Hari ini saya menangis mengenang Puji, seorang aktivis di belakang layar yang begitu berdedikasi menekuni pekerjaannya. Tak dipungkiri, integritas dan sikap disiplin yang begitu tinggi dalam mengelola keuangan, sering mengesankan Puji sebagai orang yang "galak".

Teman-teman implementor program mungkin seringkali merasa kesal karena kedisiplinan Puji dalam soal keuangan. Saya sendiri, yang membawahi Puji dalam yayasan, selalu "disergap" Puji saat terlambat menyerahkan semua kwitansi, bukti-bukti pengeluaran keuangan.

"Mana kwitansi bukti pengeluarannya Pak?" Begitulah kata-kata Puji yang hingga kini masih terngiang di kuping saya. Puji seakan tak bisa tidur nyenyak bila masih ada tanggung-jawab yang masih tercecer.  

Bagi saya, Puji adalah salah satu simbol integritas yayasan yang selama 18 tahun ini mencoba ikut merancang program dan menyalurkan bantuan kemanusiaan di berbagai pelosok di Indonesia.

Leave a Comment