Inspiring Generations

Kesaksian Mbak Tutut Menjelang Soeharto Wafat: Tempat Tidurnya Diputar Menghadap Kiblat

Kesaksian Mbak Tutut Menjelang Soeharto Wafat: Tempat Tidurnya Diputar Menghadap Kiblat
Tidak ada tanda-tanda Soeharto akan pergi begitu cepat meninggalkan anak-anak dan cucunya. Berikut kesaksian Mbak Tutut seperti yang ia tulis di tututsoeharto.id.

BAGI  Siti Hardijanti Rukmana alias Mbak Tutut,  kenangan terakhir bersama sang ayah, HM Soeharto menjelang dettik-detik terakhir Soeharto wafat, rasanya sulit dilupakan.

Apalagi, tidak ada tanda-tanda Soeharto akan pergi begitu cepat meninggalkan anak-anak dan cucunya. Berikut kesaksian Mbak Tutut seperti yang ia tulis di tututsoeharto.id.

MALAM itu, tanggal 25 Januari 2008, bapak menghendaki dhahar (makan) Pizza. Kami mencari… Titiek dan Mamiek sibuk minta batuan temannya untuk mencarikan pizza sampai dapat.

Alhamdulillah masih ada yang buka. Bapak memangil kami berkumpul, untuk makan bersama Pizza tersebut. Tiba-tiba bapak menyanyikan lagu “Panjang Umurnya”.

Rupanya bapak ingat, bahwa pada bulan Januari ada anaknya yang ulang tahun, yaitu saya, pada tanggal 23 Januari. Kami menemani bapak makan Pizza. Bapak dhahar satu potong pizza dengan lahap.

Alhamdulillah, malam itu Titiek membawa HP ke kamar rawat bapak. Jadi kami sempat berfoto bersama. Kami tidak pernah mengira, bahwa itu foto kami berenam terakhir dengan bapak.

Leave a Comment