Inspiring Generations

Jejak Langkah Presiden Jokowi 2018 (2)

Jejak Langkah Presiden Jokowi 2018 (2)
Presiden Jokowi ertemu dengan petani-petani Dukuh Lo yang sedang bekerja membangun saluran irigasi di pelosok Tegal, Jawa Tengah kemarin. Pembangunan tersebut bagian dari progrFoto: Biro Pers Setpres

Ini foto udara Bendungan Rotiklot di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur. Daya tampungnya tidak terlalu besar, hanya 3,2 juta meter kubik, karena bendungan ini dibangun di daerah kering. Tapi itulah tujuannya: dibangun untuk mengatasi kelangkaan air di kawasan NTT.

Bendungan Rotiklot adalah bagian dari 49 bendungan baru yang diprogramkan pada masa pemerintahan saya. Bendungan ini juga satu dari sekian proyek besar infrastruktur yang saya canangkan semenjak tiga tahun lalu, selain jalan, jalan tol, jembatan, bandar udara, pelabuhan, pos perbatasan, dan lain-lain.

Tahukah Anda, berapa banyak material dan peralatan konstruksi yang dibutuhkan untuk pembangunan infrastruktur yang begitu masif di seluruh Indonesia?

Untuk tahun 2018 ini saja, perkiraan kebutuhannya antara lain aspal minyak sebanyak 921,58 ribu ton, semen 3,90 juta ton, baja 1,57 juta ton, alat berat 8.890 unit, dan beton pracetak 4,73 juta ton!

Seluruh kebutuhan itu -- material, alat berat, dan pekerjanya -- diutamakan bersumber dari dalam negeri. Sebagai contoh, bentang tengah raksasa Jembatan Holtekamp di Jayapura yang diproduksi oleh PT. PAL Indonesia di Surabaya, bekerjasama dengan Kementerian PUPR, serta alat berat yang dibangun oleh PT. Pindad.

Pembangunan infrastruktur ini untuk meningkatkan daya saing bangsa Indonesia, harus didukung pasokan sumber daya konstruksi yang mencukupi dari badan usaha jasa konstruksi, bahan bangunan/material, peralatan konstruksi, teknologi konstruksi, dan tenaga kerja konstruksi.

Leave a Comment