Inspiring Generations

BJ Habibie: Tidak Mungkin Soeharto Saya Tinggalkan, Saya Bukan Pengecut

BJ Habibie: Tidak Mungkin Soeharto Saya Tinggalkan, Saya Bukan Pengecut
Mantan Presiden RI BJ Habibie. (Foto: Istimewa)

Sebuah peristiwa langka selama pemerintahan Presiden Soeharto terjadi keesokan harinya.

Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya, Abdul Latief melakukan langkah mengejutkan pada Ahad, 17 Mei 1998.

Ia mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden Soeharto dengan alasan masalah keluarga, terutama desakan anak-anaknya.
                                                                                                               ***
21 MEI l998. ADC Kolonel (AL) Djuhana, datang ke ruang kerja BJ Habibie. Dia melaporkan bahwa Menko Ekuin Ginandjar Kartasasmita minta berbicara melalui telepon.

Ginandjar ketika itu menjabat sebagai salah satu Sekretaris Koordinator Harian Golkar dan Menko Ekuin.

Dalam kesempatan itu Ginanjar menyatakan bahwa ia bersama 14 menteri lainnya tidak bersedia duduk di Kabinet Reformasi.

Ke 14 menteri itu adalah Akbar Tandjung, AM Hendropriyono, Ginandjar Kartasasmita, Giri Suseno, Haryanto Dhanutirto, Justika Baharsjah, Kuntoro Mangkusubroto, Rachmadi Bambang Sumadhijo, Rahardi Ramelan, Subiakto Tjakrawerdaya, Sanyoto Sastrowardoyo, Sumahadi, Theo L. Sambuaga dan Tanri Abeng.

Leave a Comment