Inspiring Generations

Laku Spiritual Soeharto, Saya Diajari Tidur di Tritisan

Laku Spiritual Soeharto, Saya Diajari Tidur di Tritisan
HM Soeharto secara resmi menggantikan Ir Soekarno sebagai Presiden Republik Indonesia ke-2 pada 26 Maret 1968. Soeharto kemudian menjadi presiden sekitar 32 tahun lamanya. Foto: Istimewa

"Ayah saya adalah ulu-ulu, petugas desa pengatur air yang bertani di atas tanah lungguh, tanah jabatan selama beliau memiliki tugasnya. Beliau yang memberi nama Soeharto kepada saya," kenangnya.

Soeharto adalah anak ketiga Kertosudiro. Dari istri yang pertama, Kertosudiro mempunyai dua anak.

Sebagai duda, Kertosudiro bertemu dengan Sukirah. "Tetapi hubungan orang tua saya kurang serasi hingga akhirnya setelah saya dilahirkan, mereka bercerai," tutur Soeharto.

Beberapa tahun kemudian Ny Sukirah menikah lagi dengan Atmopawiro. Dari pernikahannya itu ia dikaruniai tujuh orang anak.

"Sementara ayah saya menikah lagi dan mendapatkan empat anak," ujarnya.

Soeharto kecil belum genap berusia 40 hari. Sukirah mengendong bayinya ke rumah Mbah Kromodiryo, dengan alasan dirinya sedang sakit dan tak bisa memberikan air susu ibu.

Leave a Comment