Inspiring Generations

Akhir Perjalanan Danarto, Sastrawan Kondang yang Pernah Membedah Kematian

Akhir Perjalanan Danarto, Sastrawan Kondang yang Pernah Membedah Kematian
Danarto semasa hidupnya saat membacakan karya sastranya. Foto: candumembaca.blogspot.co.id


HUMANS OF INDONESIA

MUSTAFHA Amin pernah mengulas tentang hasil karya sastra Danarto. Seperti yang terpampang dalam tongkronganbudaya.wordpress.com, Mustafha menyebutkan bahwa kematian adalah sesuatu yang tidak terelakkan.

Sebagai salah satu prima pincipia kehidupan, kematian adalah pilihan yang tidak memiliki opsi.

Ia adalah hal yang tak terelakkan bagi manusia. Satu kepastian tunggal dengan proses yang beragam. Sejenak bila membaca tulisan Fayyadl di dalam Blognya, dengan tema Filsafat Kematian (Philosophy of Death): Sebuah Hantaran Metodologis Awal ada satu hal yang menggelikan, bahkan saya pun sempat tertegun ketika teringat tentang banyak orang yang membicarakan kematian.

Manusia sebenarnya membicarakan kematian secara apriori. Bagaimana kita berbicara tentang kematian, sementara kita belum pernah mengalaminya?

Toh, kemudian, landasan filosofis masih belum bisa menghentikan keinginan manusia untuk selalu menguraikan tentang kematian bahkan proses setelah itu, melangkah jauh hingga ke bagian eskatologi, tentang hari pembalasan sebagai batasan-batasan perilaku manusia sebagai makhluk unggul.

Leave a Comment