Inspiring Generations

Akhir Perjalanan Danarto, Sastrawan Kondang yang Pernah Membedah Kematian

Akhir Perjalanan Danarto, Sastrawan Kondang yang Pernah Membedah Kematian
Danarto semasa hidupnya saat membacakan karya sastranya. Foto: candumembaca.blogspot.co.id

Lahir di Sragen dari Siti Aminah, seorang pedagang eceran di pasar kabupaten, dengan Djakio Hardjosoewarno, seorang buruh pabrik gula Modjo, Danarto adalah anak keempat dari lima bersaudara. Menikah dengan Siti Zainab Luxfiati, seorang psikolog.

Selama kuliah di ASRI Yogyakarta, dia aktif dalam Sanggar Bambu pimpinan pelukis Sunarto Pr, dan ikut mendirikan Sanggar Bambu Jakarta.

Tahun 1979-1985 bekerja di majalah Zaman, tahun 1976 mengikuti International Writing Program di Universitas Iowa, Iowa City, Amerika Serikat. Tahun 1983 menghadiri Festival Penyair Internasional di Rotterdam, Belanda.

Ia pernah bergabung dengan Teater Sardono, yang melawat ke Eropa Barat dan Asia, 1974. Di samping berpameran Kanvas Kosong (1973) ia juga berpameran puisi konkret (1978).

Pada 1 Januari 1986, Danarto mengakhiri masa bujangannya dengan menikahi Siti Zainab Luxfiati, yang biasa dipanggil Dunuk. Sayangnya, rumah tangga Danarto tidak berlangsung lama.

Danarto dan Zainab bercerai setelah lebih kurang 15 tahun berumah tangga. Perjalanan hidup Danarto kaya dengan pengalaman baik di dalam negeri dan di luar negeri.

Leave a Comment