Inspiring Generations

Belajar tentang Kesabaran dan Keikhlasan...

Belajar tentang Kesabaran dan Keikhlasan...
Penulis Tofan Mahdi sedang merawat ibunya yang kala itu sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Foto: Istimewa

Sebelum menikah dengan Bapak, suami Ibu yang pertama adalah sopir pribadi Bapak. Bingung ya? Hehe....sinetron baru dimulai.

Saat itu, suaminya menjadi sopir, Ibu bertanggung jawab sebagai kepala manajemen rumah tangga di rumah dinas Bapak. Ada juga seorang ART yang ikut membantu. Karena itu, Ibu juga sudah kenal dan akrab dengan putra-putri Bapak dari Ibu pertama.

Dari suami pertama, Ibu dikarunia dua orang anak: Mbak Yun dan Mas Sofyan. Saat berusia 8 dan 7 tahun, dalam waktu dua pekan, Mbak Yun dan Mas Sofyan sama-sama dipanggil Allah SWT.

Mas Sofyan terkena tendangan bola saat bermain di alun-alun. Dua minggu setelah adeknya tiada, Mbak Yun menyusul karena serangan difteri. "Aku gak gendeng (gila) aja Alhamdulillah," kata Ibu menceritakan kisahnya.

Saat kedua anak Ibu wafat tadi, suami Ibu sedang tugas mengantarkan Bapak ke Jakarta. Begitu tiba di Pasuruan, mengetahui kedua anaknya tiada, meledaklah amarah suami Ibu tadi.

Dengan membawa parang, Ibu dikejar dan diancam dibunuh karena tidak becus mengasuh anak. Para tetangga menyelamatkan dan menyembunyikan Ibu.

Leave a Comment