Inspiring Generations

Anies Bawesdan: Ibu Adalah Perempuan Tangguh dan Pemancar Doa Tanpa Henti

Anies Bawesdan: Ibu Adalah Perempuan Tangguh dan Pemancar Doa Tanpa Henti
Gubernur DKI Jakarta Anies Bawesdan mengadakan acara syukuran atas hari kelahiran ibunda tercintanya. Foto: Instagram/@aniesbawesdan


HUMANS OF JAKARTA

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan, menuliskan sedikit cerita mengenai ibu kandungnya. Tulisan itu dibuat berkaitan dengan hari kelahiran Ibunda tercinta, Aliyah pada 20 Maret kemarin.

Berikut tulisan Anies yang ia paparkan di Instagramnya:

HARI ini (20 Maret 2018) adalah hari ulang tahun Ibu. Ini kisahnya. Namanya Aliyah. Lahir 20 Maret 1940, di kaki Gunung Ciremai, Kuningan, Jawa Barat.

Saat lulus SMP, di Kuningan belum ada SMA. Ayahnya menitipkan pada kerabatnya di Cirebon spy anak perempuan ini bisa meneruskan SMA.
.
Saat itu sempat jadi bahan “omongan” di kampungnya karena seorang anak perempuan “meninggalkan” rumah bukan karena menikah, tapi karena sekolah.

Diantar kakak laki2nya, Ibu naik oplet ke Cirebon. Selesai SMA, ia ingin jadi guru dan diterima di jurusan Pedagogi, Unpad, yg kemudian menjadi IKIP Bandung.
.
Tahun 1965, Ibu, seorang anak perempuan yg dulu digunjingkan di kampung itu, menjadi anak pertama dalam sejarah keluarga besar yg pernah ikut wisuda, jadi sarjana.

Leave a Comment