Inspiring Generations

Pak Harto Memeluk Saya dan Mengatakan Agar Saya Sabar

Pak Harto Memeluk Saya dan Mengatakan Agar Saya Sabar
Mantan Presiden RI, BJ Habibie.


KEINGINAN Presiden Soeharto untuk lengser dari kursi kekuasaan, membuat BJ Habibie terdiam. Habibie masih penasaran mengapa orang dekatnya itu hendak mundur dan ingin menjadi seorang negarawan.

"BEBERAPA saat saya diam, dengan harapan mendapat penjelasan mengenai alasan beliau mundur, serta beberapa pertanyaan yang mengganggu pikiran tersebut. Namun ternyata tidak diberikan. Walaupun saya sangat memahami Ketetapan MPR mengenai kedudukan dan kewajiban presiden dan wakil presiden, saya terpaksa bertanya, "Pak Harto, kedudukan saya sebagai Wakil Presiden bagaimana?"

Pak Harto spontan menjawab, "Terserah nanti. Bisa hari Sabtu, hari Senin, atau sebulan kemudian, Habibie akan melanjutkan tugas sebagai Presiden," jawab Soeharto.

Jawaban itu membuat Habibie terkejut. Ia bertanya dalam hati. Bukankah kevakuman dalam pimpinan negara dan bangsa tidak boleh terjadi?

Jika Soeharto benar-benar mundur, apakah hal itu sudah sesuai dengan UUD '45 dan Ketetapan MPR?

"Bagaimana kedudukan saya, sebagai Koordinator Harian Keluarga Besar Golkar tanpa pengganti? Begitulah, dalam suasana pertemuan yang tidak lazim, serta suasana di lapangan yang tidak menentu dan cukup mengkhawatirkan, muncul berbagai pertanyaan yang amat mengganggu pikiran saya," kenangnya.

Leave a Comment